Kit Diagnostik untuk Subtipe Antibodi terhadap Helicobacter Pylori
Informasi produksi
| Nomor Model | HP-ab-s | Sedang mengemas | 25 Tes/kit, 30 kit/karton |
| Nama | Subtipe Antibodi terhadap Helicobacter Pylori | Klasifikasi instrumen | Kelas I |
| Fitur | Sensitivitas tinggi, Pengoperasian mudah | Sertifikat | CE/ ISO13485 |
| Ketepatan | > 99% | Masa simpan | Dua Tahun |
| Metodologi | Pengujian Imunokromatografi Fluoresensi | Layanan OEM/ODM | Tersedia |
Ringkasan
Helicobacter pylori adalah bakteri gram-negatif, dan bentuknya yang spiral dan melengkung memberikan nama Helicobacter pylori. Helicobacter pylori hidup di berbagai area lambung dan duodenum, yang dapat menyebabkan peradangan kronis ringan pada mukosa lambung, tukak lambung dan duodenum, serta kanker lambung. Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (International Agency for Research on Cancer) mengidentifikasi infeksi HP sebagai karsinogen Kelas I pada tahun 1994, dan HP karsinogenik terutama mengandung dua sitotoksin: satu adalah protein CagA yang terkait dengan sitotoksin, dan yang lainnya adalah sitotoksin vakuolasi (VacA). HP dapat dibagi menjadi dua tipe berdasarkan ekspresi CagA dan VacA: tipe I adalah strain toksigenik (dengan ekspresi CagA dan VacA atau salah satunya), yang sangat patogen dan mudah menyebabkan penyakit lambung; tipe II adalah HP atoksigenik (tanpa ekspresi CagA dan VacA), yang kurang toksik dan biasanya tidak memiliki gejala klinis saat infeksi.
Fitur:
• Sangat sensitif
• Hasil pembacaan dalam 15 menit
• Pengoperasian mudah
• Harga langsung dari pabrik
• memerlukan mesin untuk membaca hasil
Tujuan Penggunaan
Kit ini dapat digunakan untuk deteksi kualitatif in vitro antibodi Urease, antibodi CagA, dan antibodi VacA terhadap Helicobacter pylori dalam sampel darah utuh, serum, atau plasma manusia, dan cocok untuk diagnosis tambahan infeksi HP serta identifikasi jenis Helicobacter pylori yang menginfeksi pasien. Kit ini hanya memberikan hasil uji antibodi Urease, antibodi CagA, dan antibodi VacA terhadap Helicobacter pylori, dan hasil yang diperoleh harus digunakan bersama dengan informasi klinis lainnya untuk analisis. Kit ini hanya boleh digunakan oleh tenaga kesehatan profesional.
Prosedur pengujian
| 1 | I-1: Penggunaan alat analisis imun portabel |
| 2 | Buka kemasan kantong aluminium foil berisi reagen dan keluarkan alat uji. |
| 3 | Masukkan alat uji secara horizontal ke dalam slot penganalisis imun. |
| 4 | Pada halaman utama antarmuka pengoperasian penganalisis imun, klik “Standar” untuk masuk ke antarmuka pengujian. |
| 5 | Klik “QC Scan” untuk memindai kode QR di sisi dalam kit; masukkan parameter terkait kit ke dalam instrumen dan pilih jenis sampel. Catatan: Setiap nomor batch kit hanya dapat dipindai satu kali. Jika nomor batch telah dipindai, maka Lewati langkah ini. |
| 6 | Periksa konsistensi “Nama Produk”, “Nomor Batch”, dll. pada antarmuka pengujian dengan informasi pada label kit. |
| 7 | Mulailah menambahkan contoh jika informasinya konsisten:Langkah 1: Pipet perlahan 80μL sampel serum/plasma/darah utuh sekaligus, dan perhatikan agar tidak ada gelembung udara yang masuk saat memipet; Langkah 2: Pipet sampel ke dalam pengencer sampel, dan campurkan sampel dengan pengencer sampel secara menyeluruh; Langkah 3: Pipet 80µL larutan yang telah tercampur rata ke dalam sumur alat uji, dan perhatikan agar tidak ada gelembung udara saat memipet. selama pengambilan sampel |
| 8 | Setelah penambahan sampel selesai, klik “Pengaturan Waktu” dan waktu pengujian yang tersisa akan secara otomatis ditampilkan pada antarmuka. |
| 9 | Alat analisis imun akan secara otomatis menyelesaikan pengujian dan analisis ketika waktu pengujian telah tercapai. |
| 10 | Setelah pengujian oleh penganalisis imun selesai, hasil pengujian akan ditampilkan pada antarmuka pengujian atau dapat dilihat melalui "Riwayat" di halaman utama antarmuka pengoperasian. |
Pameran









